dalam kompleksitas struktur dan mekanismenya, ada satu pola sederhana yang bisa kita tangkap. mungkin malah terlalu sederhana, sehingga pkiran anda yang sudah terbiasa hidup dalam kepelikan, tidak akan sanggup menerima. namun itulah yang berusaha kita pelajari, bagaimana satu kesederhanaan dapat memecahkan segalanya.
pernahkah kamu merasa kta semua dilahirkan ke dunia ini dengan membawa “tanda tanya agung”? tanda tanya itu bersembunyi sangat halus disetiap sel tubuh kita, membuat manusia terus bertanya, dihantui, sehingga seolah-olah misi hidupnya pun hanya untuk menjawab tanda tanya itu. tanda tanya yang sama menggantungi setiap atom di semesta ini, bukan eksklusif milik manusia saja. hanya ekspresinya yang berbeda-beda. perubahan cuaca..gempa bumi..kemunculan spesies baru di dunia flora dan fauna..sampai matahari yang terbit dan tenggelam..mereka semua digulirkan oleh sebuat tanda tanya yang sama. kemanapun kita berpaling, sejauh apapun kita berlari, kita akan selalu bertemu dengannya. tanda tanya itu adalah substansi dasar yang mempersatukan kita semua. seluruh semesta ini. namun apakah yang sebenarnya di pertanyakan??? DIRINYA SENDIRI…
ketika saya benar-benar muak dan bosan hidup dalam kematian ini, kadang-kadang saya berpikir untuk mengakhirinya. benar-benar mati. mungkin dengan beneran mati saya akan mendapatkan makna hidup yang sebenarnya. tapi kenapa kematian yang ditentukan sendiri selalu dikecam? kenapa mereka harus disalahkan? saya tak henti-hentinya mengagumi orang-orang yang berani memilih untuk mati bagi dirinya sendiri. bukan gara-gara takdir, penyakit atau tangan orang lain.
mungkin dengan beneran mati saya akan menemukan makna hidup.
tapi tidakhan anda ingin menemukan makna HIDUP selagi anda hidup? itulah kebahagiaan yang sesungguhnya.
kekekalan adalah chaos. dan cortex menerjemahkannya menjadi masa lalu, sekarang dan masa depan. agar kita tahu apa rasanya tumbuh, berkembang dan berevolusi. mati dan hidup tak lebih dari sekedar pengalaman.kita memilih keduanya sejak pertama kali kita memilih menjadi embrio. ingat, yang terpentingbukan dua ujung itu, tapi proses ditengahnya. dalam hidup ini, fisik kita melalui berbagai suksesi ritme, tubuh yang tumbuh, sel yang terus berganti, dan ritmis suksesi yang sama juga berlaku untuk seluruh penghuni alam raya ini. waktu adalah penunjang catatan dari suksesi alam.
kalau mati dan hidup cuma pengalaman, berarti dimanakah kita waktu tidak mengalami keduanya?? bersama Yang Tak Pernah Hidup dan Tak Pernah Mati.
cinta adalah mengalami. mengapa kita hidup, mengapa kita mati, mengapa kita jatuh cinta, berkeluarga, beranak pinak, mengapa ada ini dan itu.. semuanya adalah pengalaman. ingin mengalami adalah hasrat yang paling dasar.
berhentilah merasa hampa. berhentilah minta tolong untuk dilengkapi. berhentilah berteriak-teriak ke sesuatu yang ada di luar sana. berhentilah bertingkah seperti ikan di dalam kolam yang mencari-cari air. apa yang anda butuhkan semuanya sudah tersedia. tak ada seorangpun yang mampu melengkapi sesuatu yang sudah utuh. tak ada seorangpun yang mampu melengkapi sesuatu ayng sudah penuh. tidak ada seorangpun yang dapat berpisah satu sama lain. tinggal kemauan anda untuk menyadarinya, atau tidak. temukan kenop anda, dan putar.
anda memang tidak memiliki apa-apa. kecuali diri anda sendiri. dan diri anda sesungguhnya sangat besar, agung. ia mampu menampung apa saja, lebih dari yang anda duga, andaikata anda tidak mengikatkannya pada sesuatu. semakin banyak yang anda relakan, semakin besar keluasan diri yang ada rasakan.
hanya ada satu yang pasti dalam hidup, yaitu ketidakpastian. hanya satu yang patut anda harapkan datang, yaitu yang tak diharapkan. berhentilah memilah antara apa yang diinginkan dan tidak, allu stagnasi hanya karena anda berkeras atas seusatu yang sebenarnya harus berubah. berhenti juga menilai baik-buruk dari apapun. bukan untuk itu anda hidup. anda adalah pengamat dan penikmat. bukan hakim.
ketika anda melepaskan keterikatan pada sesuatu, anda akan semakin dekat dengan Keutuhan.
kebanyakan orang mengidentifikasi dirinya dengan perasaan. atau pikirannya. dan inilah yang terkadang menyesatkan, karena apa yang bisa kita pegang dari sesuatu yang cuma datang dan pergi, hilir mudik dan tak pernah menetap? sesungguhnya, bukan ‘aku berpikir, maka aku ada’ bukan juga ‘aku sadar, maka aku ada’. tapi…. ‘aku memilih, maka aku ada’. dan subjek yang memilih adalah subjek tunggal atau universal.
pernahkah kamu merasa waktu mendadak lenyap, tapi bumi tetap berputar?
ya. bumi yang kamu pijak berputar, tapi waktu di benakmu beku.
pernahkan kamu merasa tidak di mana-mana, sekaligus berada di mana-mana?
ya. perasaan lebur total yang tak terperi indahnya
apapun yang anda lakukandan pikirkan akan berakibat penuh pada dunia. terlepas dari anda menyadarinya atau tidak. sama halnya alam, bumi, yang juga punya napas sendiri. andaikan kita cukup peka dengan semua ini, kita akan melihatnya sebagai proses surat-menyurat. korespondensi antarsahabat pena yang berada dalam satu tubuh.
apa yang anda pikirkan tidak hidup, ternyata hidup, dan SANGAT HIDUP. mereka seperti virus, tak dapat didefinisikan hidup atau mati, sampai ia menemukan inang untuk djadikan medium.
.supernova.
*keren bgt ga si ini kata2????
No comments:
Post a Comment